Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Indonesia Siap Laksanakan Asesmen Sektor Keuangan

Jakarta, 23/02/2016 Kemenkeu - Sebagai anggota G-20, Indonesia berkomitmen untuk kembali melaksanakan Program Asesmen Sektor Keuangan (Financial Sector Assessment Program/FSAP) tahun 2016. Sebelumnya, Indonesia juga telah mengikuti asesmen yang sama untuk pertama kalinya pada tahun 2009/2010 lalu.

FSAP dilakukan setiap lima tahun sekali, yang bertujuan untuk menilai stabilitas dan perkembangan sektor keuangan nasional secara komprehensif dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan.

Sebagai persiapan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) yang tergabung dalam Forum Koordinasi Stabilitas Sektor Keuangan (FKSSK) telah membentuk Tim Kerja Nasional FSAP. Tim Kerja yang dikoordinasikan oleh OJK ini resmi bekerja mulai Senin (22/2), dan akan mempersiapkan agar FSAP dapat terlaksana dengan baik.

Program ini dapat terlaksana dengan baik dengan dukungan dan komitmen dari berbagai pihak terkait, termasuk pelaku industri jasa keuangan. Oleh karena itu, seluruh pihak terkait diharapkan turut mendukung pelaksanaan program ini, antara lain melalui komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif agar terbangun persepsi sektor jasa keuangan Indonesia yang utuh dan komprehensif.

Pelaksanaan program ini sendiri diharapkan dapat meningkatkan pemahaman berbagai pihak, baik dari domestik maupun global atas kondisi sektor jasa keuangan Indonesia yang semakin membaik. Selain itu, pelaksanaan FSAP juga diharapkan dapat memperbaiki persepsi risiko Indonesia, meningkatkan kepercayaan pasar terhadap sektor jasa keuangan Indonesia, dan selanjutnya dapat mengiring peningkatan investasi ke Indonesia.

Di sisi lain, industri jasa keuangan Indonesia diharapkan dapat lebih mudah dan dipercaya untuk bertransaksi dan mengembangkan bisnisnya ke pasar global. Yang terpenting, pelaksanaan FSAP ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sektor jasa keuangan Indonesia dan pertumbuhan ekonomi nasional.(nv)