Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Industri atau Sektor Yang Memiliki Keprihatinan Akan Didukung Sesuai Hasil Kesepakatan

Hatta

 

Industri atau Sektor Yang Memiliki Keprihatinan Akan Didukung Sesuai Hasil Kesepakatan

 



Jakarta, 26/04/2010 MoF (Fiscal) News - Setelah Agreed Minutes disepakati, pemerintah melakukan pertemuan dengan beberapa sektor yang memiliki keprihatinan atas implementasi penuh CAFTA. Sektor ini akan mendapat dukungan baik dari Pemerintah Indonesia atau Pemerintah RRT (Republik Rakyat Tiongkok). Adapun sektor atau industri yang akan mendapatkan perhatian adalah Industri tekstil dan pakaian jadi, alas kaki, besi dan baja serta industri lainnya,” ujar Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu saat Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI Senin (26/4) di Gedung Senayan Jakarta.


Untuk Industri Tekstil dan Pakaian jadi, kesepakatan yang diperoleh dengan Pemerintah RRT adalah akan difasilitasinya percepatan revitalisasi permesinan pada industri tekstil, relokasi investasi garment dari RRT ke Indonesia, pengembangan industri TPT dan garment Indonesia yang terintegrasi dengan baik. Sedangkan untuk industri besi dan baja, pemerintah memberikan kebijakan strategis  pengamanan pasar dalam negeri dengan penerbitan dan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib bagi produk baja dan tetap mendorong ekspansi dan investasi baja di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas dan daya saingnya.


Adapun untuk industri lainnya, Tim Koordinasi dan Penanganan Hambatan Industri dan Perdagangan telah menyusun sejumlah langkah-langkah untuk mengatasi daya saing maupun isu spesifik sektor tersbut. Contohnya, untuk industri jamu dan kosmetik akan ditingkatkan upaya untuk menanggulangi penyelundupan, produk substandar dan penerbitan impornya melalui perluasan cakupan produk impor tertentu pada Permendag 56 Tahun 2008.
(Adt)

 

 

1