Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Industri Ekonomi Syariah Harus Sasar Sektor Riil

 

Jakarta, 11/04/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah berharap, industri ekonomi syariah juga dapat menyentuh kegiatan usaha sektor riil, tidak hanya sektor perbankan, keuangan, dan investasi. Demikian disampaikan Deputi Bidang Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edy Putra Irawady di Jakarta, Rabu (10/4).

Menurutnya, perbankan syariah dapat masuk dan menyasar sektor riil, salah satunya Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk, untuk membiayai infrastruktur dan berpartisipasi dalam menjalankan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah. "Instrumennya sangat luas, bukan saja pembiayaan, namun juga yang dibutuhkan umat. Ke depan saya berharap ada instrumen syariah yang bisa masuk ke pembiayaan infrastruktur," ungkapnya.

Namun demikian, untuk menghindari terjadinya distorsi, maka intervensi untuk memacu perkembangan ekonomi syariah di Indonesia perlu dihindari. Adanya aturan, menurutnya, tetap diperlukan untuk menciptakan rasa keadilan sesuai dengan prinsipnya, dan bukan sebagai pengatur. "Ini yang sangat kita hati-hati, sejauh mana intervensi kebijakan diperlukan, karena kita perlu keseimbangan dari pada prinsip-prinsip ekonomi syariah," pungkasnya.(ans)