Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Inflasi Agustus 1,12 Persen

Jakarta, 02/09/2013 MoF (Fiscal) News – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan terjadi  inflasi  sebesar 1,12 persen pada Agustus 2013. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Suryamin, pada Senin (2/9) di Gedung BPS, Jakarta. Inflasi Agustus terjadi dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 146,25. "Dari 66 kota IHK tercatat seluruh kota mengalami inflasi," katanya. Suryamin menjelaskan, inflasi tertinggi terjadi di Sorong yaitu 6,47 persen dengan IHK 178,32 dan terendah terjadi di Pangkal Pinang yaitu 0,15 persen dengan IHK 162,47.

Menurut Suryamin, upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi dinilai cukup berhasil. Hal tersebut menilik pada inflasi pada Agusutus 2013 yang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Berdasarkan data BPS, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks seluruh kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,75  persen;  kelompok  makanan  jadi, minuman,  rokok, dan  tembakau sebesar 0,68 persen; kelompok perumahan,  air,  listrik,  gas, dan bahan bakar sebesar 0,66 persen; kelompok sandang sebesar 1,81 persen; kelompok  kesehatan sebesar 0,37 persen;  kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 1,36  persen;  dan  kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,95 persen.

“Tingkat inflasi tahun kalender (Januari−Agustus) 2013 sebesar 7,94 persen dan tingkat inflasi year on year (Agustus 2013 terhadap Agustus 2012) sebesar 8,79 persen,” ungkapnya. Komponen inti pada   Agustus 2013 mengalami inflasi sebesar 1,01 persen. Adapun komponen inti tahun kalender  (Januari−Agustus) 2013 adalah sebesar 3,36 persen, dan tingkat inflasi komponen inti year on year  (Agustus 2013 terhadap Agustus 2012) sebesar 4,48 persen. (ak)