Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Inflasi Desember 2012 Terendah Selama Dua Tahun Terakhir

Jakarta, 2/1/2013 MoF (Fiscal) News - Pada Desember 2012 terjadi inflasi sebesar 0,54 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,49. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin pada Rabu (2/1) di Kantor Pusat BPS, Jakarta.  

Menurut catatan BPS, dari 66 kota IHK, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura, sebesar 2,57 persen dengan IHK 132,71 dan terendah terjadi di Kendari, 0,02 persen dengan IHK 141,15.   

Pihaknya menyampaikan, inflasi sebesar 0,54 persen tersebut lebih rendah dibanding target  yang telah ditetapkan pemerintah sebelumnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2012, yaitu sebesar 5,4 persen. "Inflasi terkendali sampai akhir tahun, masih di bawah 0,5 dan harga-harga cenderung terkendali. Kalau dibanding Desember tahun lalu tidak terlalu berbeda, tapi (inflasi) kita saat ini lebih rendah lagi," katanya.   

Ia mengungkapkan, inflasi sebesar  0,54 persen yang terjadi pada Desember 2012 tersebut menurun bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana inflasi Desember 2011 mencapai 0,57 persen, serta inflasi 2010 sebesar 0,92 persen. Menurut pantauannya, ternyata hari Natal 2012 serta perayaan Tahun Baru 2013 tidak begitu signifikan mendorong terjadinya inflasi. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks seluruh kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan 1,59 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,29 persen;  kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,17 persen; kelompok sandang 0,24 persen; kelompok kesehatan 0,18 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,05 persen; dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,26 persen.  

Dengan demikian, BPS mencatat, inflasi tahun kalender (Januari–Desember) 2012 sebesar 4,30 persen dan tingkat inflasi year on year (Desember 2012 terhadap Desember 2011) juga sebesar 4,30 persen. Sementara, komponen inti pada Desember 2012 mengalami inflasi sebesar 0,28 persen, sedangkan tingkat inflasi komponen inti year on year  (Desember 2012 terhadap Desember 2011) sebesar 4,40 persen.(ak)