Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Inflasi Maret Diprediksi Rendah

Jakarta, 08/03/2013 MoF (Fiscal) News – Kementerian Keuangan memperkirakan pada bulan Maret, laju inflasi dapat dikendalikan dan cenderung rendah. Namun, Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan, sepanjang tahun 2013 ini inflasi diperkirakan akan ada di kisaran 5 persen.

Angka tersebut muncul melihat adanya tekanan inflasi pada awal tahun ini karena gejolak pada ekonomi Indonesia saat ini, yang juga terpengaruh dengan kondisi ekonomi global yang masih belum pulih dari krisis. "Saya yakin Maret rendah, bukan deflasi tapi rendah," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Jumat (8/3).

Meski demikian, Bambang menegaskan, Pemerintah masih memiliki serangkaian kebijakan untuk meredam laju inflasi tersebut. Karenanya itu, menurutnya, perlu kerja sama seluruh pihak untuk mewujudkan hal tersebut. "Ya kita lihat masih ada kebijakan-kebijakan lain segala macemnya. Saya perkirakan bisa mungkin melewati 5 persen, karena target awal 4,9 persen ada tekanan di awal," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Statistik Harga BPS  Sasmito Hadi Wibowo mengungkapkan hal yang sama. Pada bulan Maret ini diperkirakan inflasi akan rendah. Peningkatan produksi komoditas barang pokok yang bergejolak pada bulan ini membuat tekanan kepada inflasi dari komponen tersebut dapat diredam.

"Barang yang bergejolak akan membawa inflasi ke bawah, itu kemungkinan beras akan turun, holtikultura akan turun juga. Jadi kemaren naik terus nanti kemungkinan besar akan turun masuk Maret dan April," tambahnya. (rja)