Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Inflasi Terkendali, BI Rate Diperkirakan Tetap 7,5 Persen

Jakarta, 27/03/2014 MoF (Fiscal) News - Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) berpeluang akan tetap ditahan di  level 7,5 persen. Hal ini seiring proyeksi inflasi tahun 2014 yang diperkirakan masih dapat dikendalikan oleh pemerintah. Demikian disampaikan Ekonom Bank DBS, Gundy Cahyadi di Jakarta pada Rabu  (26/3).

“Untuk tingkat BI rate kemungkinan akan tetap stabil pada 7,5 persen di sepanjang tahun ini,” ungkapnya. Pernyataan tersebut mengacu pada proyeksi laju inflasi yang akan berada pada kisaran 6,4 persen pada tahun ini. Dengan laju inflasi yang mereda serta terkendali sepanjang tahun 2014, pihaknya juga memperkirakan, BI akan cederung tidak mengubah kebijakan moneternya.

Namun demikian, menurutnya, potensi peningkatan inflasi dapat terjadi seiring rencana penaikan tarif tenaga listrik yang akan diberlakukan pada pertengahan tahun ini. "Karena masih ada risiko inflasi terkait rencana jika pemerintah menaikkan tarif dasar listrik konsumen industri sekitar 8,6 persen sampai 13,3 persen setiap dua bulan, yang rencananya akan berlaku di Bulan Mei," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kenaikan suku bunga juga masih berpeluang terjadi apabila nilai tukar rupiah pada tahun ini kembali mengalami depresiasi terhadap dolar AS. Selain itu, dampak dari perkembangan defisit transaksi berjalan juga akan menjadi faktor yang turut mempengaruhi. Namun, kemungkinan terjadinya hal tersebut akan sangat kecil, mengingat terjaganya defisit transaksi berjalan saat ini yang hanya 2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).(ak)