Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ingat! Besok Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara

Jakarta, 24/02/2014 MoF (Fiscal) News – Pemerintah akan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara berbasis proyek (Project Based Sukuk/PBS) pada Selasa (25/02).


Dalam Lelang kali ini, Pemerintah akan mematok target indikatif sebesar Rp1,5 triliun, yang akan digunakan untuk membiayai proyek dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2014. Tiga seri sukuk PBS yang akan dilelang adalah PBS003 yang bertenor 13 tahun, PBS005 yang bertenor 29 tahun dan PBS006 yang bertenor 6 tahun, dengan imbal hasil masing-masing 6 persen, 6,75 persen, dan 8,25 persen. Dalam penerbitan sukuk kali ini, pemerintah menggunakan underlying asset berupa kegiatan dalam APBN 2014 yang telah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2013 tentang APBN Tahun Anggaran 2014.

Investor individu maupun investor institusi dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang, tetapi dalam pelaksanaannya penyampaian penawaran harus melalui peserta lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan, yang terdiri atas 14 bank dan empat perusahaan efek. Peserta lelang tersebut antara lain: PT. Bank Mandiri (persero), Tbk; PT. Bank Rakyat Indonesia (persero), Tbk; PT. Bank Negara Indonesia (persero), Tbk; PT Bank Permata, Tbk; PT Bank Panin, Tbk; The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited; PT. Bank OCBC NISP, Tbk; Standard Chartered Bank; PT Bank CIMB Niaga, Tbk; PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk; Citibank N.A; PT Bank Negara Indonesia Syariah; PT. Bank CVentral Asia, Tbk; dan Deutsche Bank AG.

Lelang dibuka Selasa (25/2) pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Hasil lelang sendiri akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Adapun setelmen SBSN seri PBS003, PBS005, PBS006 akan dilaksanakan pada Kamis (27/2) mendatang.


Lelang SBSN ini menurut rencana akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam.

Seperti diketahui, lelang sukuk kali ini merupakan lelang sukuk ketiga sepanjang tahun 2014. Dua lelang sebelumnya selalu kebanjiran penawaran (oversubscribes) hingga hampir empat kali lipat. Dalam dua lelang sebelumnya, total dana yang diserap pemerintah sebesar Rp2,82 triliun, setara dengan 25,2 persen dari total penawaran masuk yang mencapai sekitar Rp11,16 triliun.(nic)