Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Press briefing pada penutupan International Monetary Fund – World Bank Group Annual Meetings 2017 (IMF-WB AM 2017) di Washington DC pada Sabtu, (14/10).

Ini Hasil Pertemuan IMF-WBG Annual Meetings 2017

Washington DC, 16/10/2017 Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, menggelar press briefing pada penutupan International Monetary Fund – World Bank Annual Meetings 2017 (IMF-WB AM 2017) di Washington DC pada Sabtu, (14/10) yang merangkum beberapa hasil pertemuan yang membahas minat membangun infrastruktur Indonesia.

Pada sektor kelistrikan, ASEAN Finance Corporation (AFC), Japan Bank for International Cooperation (JBIC), dan Jerman menyatakan minatnya untuk membantu Indonesia membangun energi listriknya.

“Pertemuan bilateral dengan presiden AFC mengenai meningkatkan minat investasi dan peranan swasta terutama infrastruktur di Indonesia mulai dari kelistrikan dan infrastruktur yang lain. Saya juga bertemu presiden JBIC membahas terutama investasi mereka di sektor kelistrikan. Selain itu, Jerman juga menyatakan minatnya pada infrastruktur sektor kelistrikan yang bisa diperbarui seperti proyek geothermal,” jelasnya.

Lebih lanjut tentang infrastruktur, Amerika Serikat juga ikut membahas dengan menekankan pada peranan multilateral development bank untuk inovasi pembangunan negara miskin. “Kita juga bertemu Deputy Assitant Secretary dari Amerika membahas pembangunan infrastruktur, peranan multilateral development bank terutama dalam inovasi untuk pembangunan negara miskin dan model pembangunan Indonesia,” ungkapnya.

Menkeu menambahkan, di sektor pertanian dan pembangunan desa, IFAD dapat membantu Indonesia. “Presiden IFAD memiliki kepentingan untuk kebutuhan replenishment ke-18 untuk membantu negara-negara anggotanya dalam sektor pertanian dan sektor pedesaan. Saya meminta IFAD supaya bisa bekerjasama dengan lembaga-lembaga lain seperti Bank Dunia,” terangnya.

Menkeu juga melaporkan, pada beberapa sektor transportasi massal dan urbanisasi, AFC menyatakan minatnya untuk meningkatkan partisipasi swasta. Selain itu, Indonesia juga akan mendapatkan investasi untuk masalah air dan sanitasi serta akan dibantu dalam memitigasi kebakaran hutan atau forest management. Video press briefing dapat dilihat pada Youtube @KemenkeuRI. (nr/rw)