Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ini Pesan Menkeu Bagi Generasi Muda

Jakarta, 05/05/2017 Kemenkeu – Lima puluh tahun yang lalu, teknologi tidak pernah dibayangkan dapat menjadi semaju sekarang. Keterbatasan teknologi ini menjadi pembeda antara kehidupan generasi sebelumnya dengan anak muda saat ini. Teknologi, informasi dan pilihan menjadi tiga tantangan tersendiri yang harus dihadapi generasi muda. Ketiga hal ini akan berpengaruh dengan prinsip dasar mereka sebagai manusia.


“Jadi, saat ini adalah waktu yang sangat berbeda bagi anak muda. Dan itulah tantangannya. Jadi apa yang harus menjadi prinsip dasarnya? Pertama, kembangkan karakter  dan kedua perluas perspektifnya,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Governors' Seminar bertema Lessons from 50 Years of Asian Development and Implications for the Future, sebagai bagian dari acara Asian Development Bank (ADB) Annual Meeting di Jepang, Jumat (05/05).


Terkait prinsip terserbu, menurut Sri Mulyani, integritas adalah karakter yang sangat penting dalam mengejar setiap cita-cita yang diimpikan. Saat ini, dunia semakin menyempit karena teknologi, sehingga setiap orang dapat menjadi “global citizen”. Oleh karena itu, dunia akan menjadi tanggung jawab bersama. “Anak muda harus saling mengerti satu sama lain, tidak hanya karena senegara, warna kulit sama, agama sama, atau bahasa sama,” tambahnya.


Selanjutnya, penting untuk dapat memperluas perspektif mengenai berbagai negara, tidak terbatas pada negara sendiri. Saat ini, banyak negara menghadapi permasalahan unik masing-masing. “Jepang menghadapai populasi yang menua, Fiji punya bonus demografi, dan Indonesia dengan populasi besar di mana kebanyakan berusia di bawah 40 tahun,” katanya. Oleh karena itu, generasi muda haruslah dapat memikirkan kerja sama antar negara, agar tercipta kesejahteraan bagi semua. (as/rsa)