Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan dalam sesi Inspiring Lecture pada acara Presidential Lecture bagi sekitar 5.155 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rekrutmen Tahun 2017 dari seluruh Kementerian/Lembaga di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (27/03).

Ini Pesan Menkeu Kepada Para CPNS untuk Birokrasi Berkelas Dunia 2024

Jakarta, 28/03/2018 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan beberapa pesan kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil 2017 yang diundang pada acara Presidential Lecture oleh Presiden Republik Indonesia (RI) tema "Bersatu dalam Harmoni: Menuju Birokrasi Berkelas Dunia 2024" di Istana Olah Raga (Istora) Senayan, Jakarta, pada Selasa (27/03).  

Menurutnya, kualitas birokrasi di Indonesia perlu ditingkatkan. Birokrasi yang tidak efisien dan korupsi masih menjadi faktor utama penghambat iklim investasi dan tersedianya layanan publik berkualitas. Maka perubahan sikap dan mental para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rekrutmen Tahun 2017 sangat diperlukan untuk mereformasi birokrasi.

"Jangan Anda merasa bahwa Anda sudah masuk ke suatu institusi dan Anda tidak perlu ikut berkontribusi untuk membuat solusi. Kita semua perlu untuk bekerja keras membangun dan mereformasi birokrasi agar tidak menjadi bagian dari masalah. Perubahan mindset, apa yang disebut perubahan sikap, mental kita itu adalah suatu keharusan. Oleh karena itu, memang kita semuanya harus terus memiliki disiplin memperbaiki diri,  meningkatkan kemampuan kita," tegasnya.

Menurut Menkeu, keinginan untuk terus memperbaiki serta meningkatkan kemampuan diri harus dimiliki setiap CPNS dalam melaksanakan tugasnya melayani masyarakat Indonesia.

"Anda perlu untuk membuktikan bahwa Anda adalah pelayan terbaik dan continuous learning menjadi penting. Indonesia termasuk yang dianggap ease of doing business nya menjadi lebih baik. Itu adalah hasil kerja reformasi birokrasi. Kita merespon regulasi, kita menggunakan teknologi untuk supaya kita kerjanya lebih keras, lebih cepat, lebih mampu untuk profesional di dalam melayani masyarakat," pesan Menkeu. (ip/ind/nr)