Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ini Pesan Menkeu pada Spectaxcular 2020

Jakarta, 23/10/2020 Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memupuk rasa semangat dan sikap optimis kepada para jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) agar senantiasa berupaya untuk melakukan tugas negara dengan baik walaupun di situasi yang sedang sulit akibat pandemi Covid-19 ini. Hal itu disampaikan Menkeu pada acara Spectaxcular 2020 secara virtual pada Jumat (23/10).

Menkeu menjelaskan bahwa insentif perpajakan menjadi salah satu program dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Maka hal ini menjadi suatu tantangan bagi DJP dimana para jajaran tetap harus melakukan tugas dalam pemungutan pajak, namun di sisi lain pemerintah juga harus memberikan insentif perpajakan yang bisa digunakan oleh Wajib Pajak agar bisa bertahan dan pulih kembali dari situasi yang sulit akibat pandemi Covid-19.

“Saat ini penerimaan pajak kita sedang tertekan namun kita tetap memberikan insentif perpajakan, sehingga teman-teman pajak pasti mengalami tantangan yang tidak mudah. Maka saya menganggap bahwa hari-hari ini kita semuanya harus terus-menerus saling mendukung. Wajib Pajak yang memang dalam situasi yang sangat sulit kita akan jaga supaya mereka bisa melewati masa sulit, namun kalau mereka punya kemampuan untuk membayar (pajak) maka kita juga akan tetap mengkoleksi itu,” ujar Menkeu.

Menkeu mengatakan bahwa dalam menghadapi tantangan ini, para jajaran DJP didorong untuk tetap giat melakukan berbagai aktivitas dan tugasnya. Dalam menjalankan aktivitas internal, para jajaran dihimbau untuk tetap patuh mengikuti protokol kesehatan, serta para jajaran juga dituntut harus tetap melakukan tugas eksternal yang berhubungan dengan para wajib pajak dalam upaya menciptakan kesadaran membayar pajak meskipun dalam situasi yang sulit. Sebab, menurut Menkeu bahwa dalam situasi yang sulit ini justru instrumen APBN menjadi andalan yang sangat penting.

undefined

Pada kesempatan itu, Menkeu menyambut gembira pelaksanaan Spectaxcular 2020 yang tetap dapat dilaksanakan secara virtual. Kegiatan tahunan yang menjadi salah satu icon DJP ini diharapakan mampu terus memupuk rasa semangat para jajaran DJP serta dapat menjadi sarana untuk membina hubungan baik dengan para Wajib Pajak maupun dengan stakeholders lainnya.

“Mungkin kita harus berubah dalam pelaksanaan acaranya, tapi saya berharap dan saya yakin semangat tidak berubah. Jadi saya ingin juga teman-teman dari Direktorat Jenderal Pajak tetap menjaga semangat, melaksanakan tugas dengan baik, melayani masyarakat dalam suasana yang sulit ini dengan pikiran dan hati serta sikap Anda yang siap untuk membantu namun tetap disiplin, punya profesionalitas dan integritas untuk menjaga kepentingan negara,” tegas Menkeu.

Menkeu juga menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Pajak tetap akan berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. DJP juga menggunakan berbagai teknologi untuk mengatasi permasalahan yang timbul akibat Covid-19 ini, sekaligus digunakan untuk memperbaiki efisiensi dan akuntabilitas dalam bekerja.

Sebagai penutup, Menkeu menyampaikan bahwa seluruh upaya transformasi digital tentu bisa berjalan dengan berbagai dukungan oleh seluruh pihak. Oleh karena itu, Menkeu mengucapkan terima kasih kepada Himbara dan LinkAja yang telah mendukung peningkatan kesadaran Wajib Pajak di dalam acara Spectaxcular hari ini, dan juga di dalam terus mendukung upaya pemerintah untuk membangun hubungan secara digital yang reliable dengan para stakeholder dan Wajib Pajak.

“Kita sedang dalam suasana prihatin namun tidak berarti semangat kita menurun. Kita sedang dalam upaya menghadapi krisis namun tetap menyalakan obor keyakinan bahwa ikhtiar kita InsyaAllah akan berhasil. Itulah sikap mental yang saya harapkan dari seluruh jajaran pajak. Saya selalu tidak akan pernah putus putusnya, mengingatkan kita semua janganlah kita pernah lelah mencintai Republik ini. Berikan karya yang terbaik kepada semuanya dan terus memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak sebagai wujud kita memiliki negara ini. Rakyat adalah shareholder dari negara, dan oleh karena itu rakyat juga berkewajiban menjaga dan membangun negara ini,” pungkas Menkeu. (nug/hpy/nr)