Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ini Pesan Wamenkeu dalam Kemenkeu Mengajar 5

Jakarta, 30/11/2020 Kemenkeu – Kegiatan Kemenkeu Mengajar (KM) pelaksanaannya telah memasuki tahun ke-5. Pada kegiatan yang dilaksanakan secara sukarela oleh pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara berkesempatan untuk menjadi narasumber hari mengajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Probolinggo, Senin (30/11). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan KM tahun 2020 di tengah pandemi COVID-19 ini dilaksanakan secara virtual.

Membuka paparannya, Wamenkeu menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan salah satu alat pemerintah untuk memenuhi tanggung jawab negara kepada rakyat.

“Mensejahterakan segenap rakyat Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia dengan membuat di dalam APBN,” paparnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh guru dan siswa tersebut, Wamenkeu menyampaikan APBN harus beradaptasi untuk menghadapi pandemi saat ini. APBN disesuaikan untuk bisa memberikan perlindungan kepada kelompok masyarakat yang paling miskin dan kelompok usaha paling mikro dan kecil.

Memberikan pemahaman ringan mengenai APBN, Wamenkeu menggambarkan bagaimana pemerintah mengelola APBN di tengah pandemi. 

“Pendapatan turun karena kegiatan ekonomi turun, tetapi belanja tidak boleh turun karena harus melindungi masyarakat. Dalam situasi tersebut, yang dilakukan adalah APBN melakukan anggaran defisit,” jelas Wamenkeu kepada siswa.

Fokus pemerintah di masa pandemi ini adalah menyelamatkan nyawa manusia dan menyelamatkan perekonomian. Oleh karena itu, Wamenkeu mengajak seluruh guru dan siswa yang hadir untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, mengurangi kegiatan berkerumun, menjalankan hidup sehat, dan menggunakan produk lokal.

Menutup paparannya, Wamenkeu meminta pandemi ini dapat dijadikan pembelajaran bagi siswa ke depan saat Indonesia mengatasinya.

“Anda menjadi saksi hidup bagaimana kehidupan di masa pandemi dan bagaimana cara kita menangkal dan menyelesaikannya,” tutupnya. (dj/hpy/nr)