Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo beserta Direktur Jenderal (Dirjen) Perbendaharaan Marwanto membuka acara Treasury Festival 2017 di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta (05/09)

Ini Terobosan DJPB untuk Menyederhanakan Proses Bisnis

Jakarta, 06/09/2017 Kemenkeu – Terkait dengan reformasi birokrasi, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan beberapa terobosan untuk mengatasi kendala-kendala penyederhanaan proses bisnis. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perbendaharaan Marwanto pada acara Treasury Festival 2017 Selasa, (05/09) di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan.

Pada acara yang akan diselenggarakan dari tanggal 5-8 September 2017 ini, DJPB menggelar stand-stand yang berisi produk terobosannya. Salah satu produk penyederhanaan proses bisnis yang dilakukan DJPB adalah pembuatan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) sehingga Kementerian/Lembaga (K/L) tidak perlu datang ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) tetapi bisa berinteraksi melalui aplikasi ini. 

DJPB juga memiliki kantor pelayanan kantor pelayanan (KPPN) percontohan. Sedangkan dari sisi Informasi dan Teknologi (IT), DJPB telah menerapkan aplikasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) untuk proses pencairan anggaran sejak dua tahun lalu.

“Dari disbursement semua satker bisa terkoneksi dengan SPAN sehingga bisa digunakan sebagai alat pengambilan keputusan bagi Bapak-Ibu pimpinan di negeri ini dalam kaitannya dengan pengelolaan APBN,” kata Dirjen Perbendaharaan.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh DJPB. Wamenkeu menegaskan agar DJPB dapat mencapai legacy yang dikenang oleh para stakeholder.

“Tujuan utama perbaikan yang terus-menerus adalah kepuasan stakeholder bukan untuk memuaskan diri sendiri. Hal ini akan menjadi legacy Ditjen Perbendaharaan yang sesungguhnya. Dikenang itu lebih bagus daripada dikenal,” pungkasnya. (b/nr)