Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Inovasi DJBC Agar PLB jadi Hub Logistik Nasional dan Asia Pasifik

Jakarta, 12/04/2017 Kemenkeu - Pusat Logistik Berikat (PLB) menjadi langkah awal upaya mempermudah proses logistik di Indonesia untuk mendekatkan mimpi menjadi hub logistik nasional dan Asia Pasifik. Pencapaian dalam satu tahun ini menunjukkan bahwa Indonesia telah mulai mewujudkan mimpi besar tersebut. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) juga terus melakukan terobosan agar PLB dapat terus memenuhi kebutuhan para pelaku usaha.


DJBC telah merencanakan untuk mengembangkan PLB sebagai tempat penimbunan barang-barang yang akan didistribusikan ke dalam negeri, tidak terbatas hanya pada industri. Ke depannya, barang konsumsi (end-product) juga dapat disimpan di PLB. Menteri Keuangan juga memerintahkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan Kementerian dan Lembaga lain, serta menjaga integritas dalam pelayanan PLB dan pelayanan lainnya.


Beberapa bentuk sinergi yang telah terjalin yaitu pemeriksaan surveyor di dalam PLB sesuai amanat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 64 tahun 2016; pembangunan instalasi karantina di dalam PLB yang secara langsung mengurangi dwelling time; koordinasi dengan pihak pelayaran dan pihak terkait lainnya dalam proses penerbitan delivery order secara online; serta percepatan mekanisme penerbitan Certificate of Origin (CoO) dengan skema back-to-back untuk memastikan fungsi PLB sebagai hub logistik dapat berjalan. Selain itu, DJBC juga telah menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI) sebagai mediator, antara DJBC selaku pembuat kebijakan dengan para pengguna fasilitas PLB. (as/rsa)