Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Investasi dan Konsumsi Bisa Topang Pertumbuhan di Asia Pasifik

Jakarta, 09/06/2016 Kemenkeu - Bank Dunia menyebutkan bahwa pertumbuhan di daerah Asia Pasifik diharapkan dapat ditopang dari peningkatan investasi dan konsumsi di beberapa negara besar yang ada di kawasannya. Peningkatan investasi di Indonesia, Malaysia dan Thailand diproyeksikan dapat mendorong pertumbuhan lebih baik, sementara konsumsi yang kuat diharapkan dapat ditopang oleh Thailand, Filipina, Vietnam.


Dari keterangan pers yang dilansir melalui laman Bank Dunia pada Kamis (09/06), Bank Dunia menurunkan perkiraan pertumbuhan global tahun 2016 dari 2,9 persen menjadi 2,4 persen. Perubahan ini dikarenakan pertumbuhan yang melambat di beberapa negara maju, harga komoditas yang tetap rendah, perdagangan global yang rendah serta arus modal yang berkurang.


Dari laporan terbarunya, sebagian besar dari revisi ini dikarenakan banyak negara berkembang yang bergantung pada ekspor komoditas. Negara-negara tersebut masih kesulitan untuk beradaptasi dengan rendahnya harga minyak dan harga komoditas. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah untuk dapat meningkatkan pertumbuhan tersebut sangat penting untuk segera dilakukan.


“Pertumbuhan yang lambat ini menggarisbawahi pentingnya negara-negara tersebut membuat kebijakan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kehidupan masyarakat dengan kemiskinan ekstrem,” kata President World Bank Group Jim Yong Kim. (as)