Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Investment Grade Naik, Momentum Untuk Memajukan Bangsa

Jakarta, 24/05/2017 Kemenkeu – Presiden Joko Widodo mengingatkan tujuan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang secara jelas termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Hal itu ia sampaikan di tengah-tengah sambutannya pada acara penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2016 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (23/05). Menurutnya, selama 6 hingga 8 bulan ke belakang, energi bangsa ini habis hanya untuk berfokus pada hal-hal yang tidak produktif.

"Perlu saya ingatkan kepada kita semuanya bahwa membentuk negara Republik Indonesia ini bukan untuk berseteru, bukan untuk bertikai. Tapi kita ingin menciptakan kesejahteraan umum, kita ingin mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Presiden.

Seperti dikutip dari situs Sekretariat Negara, Presiden menjelaskan bahwa momentum diberikannya predikat layak investasi bagi Indonesia oleh lembaga pemeringkat Standard and Poor's (S&P) merupakan salah satu kesempatan emas yang harus dimanfaatkan. Selain itu, pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2016 serta kepada 84 persen Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) juga menjadi saat yang tepat bagi bangsa Indonesia untuk kembali bekerja keras.

"Sekarang ini, kesempatan emas ada di depan kita. Mendapatkan WTP artinya pengelolaan kita baik, 84 persen WTP. Jumat lalu kita juga mendapatkan kepercayaan internasional 'investment grade'. Ini sebuah kesempatan yang harus kita gunakan. Jangan masuk dalam framing saling menghujat, menjelekkan, menyalahkan, dan berdebat yang tidak ada habisnya," kata Presiden. (nr/rsa)