Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Investor Antusias Sambut Penerbitan Dual-Tranche Sukuk Global

Jakarta, 01/04/2016 Kemenkeu - Pemerintah Indonesia telah menerbitkan dual-tranche Sukuk Global senilai Rp2,5 miliar dolar Amerika Serikat pada akhir Maret 2016. Setelah dilaksanakan roadshow di beberapa kota pusat keuangan syariah di kawasan Asia, Eropa dan Timur Tengah, transaksi ini memperoleh respon yang sangat baik dari investor global dan menghasilkan total penawaran hingga mencapai 8,6 miliar dolar AS.

Hal tersebut menunjukkan tingginya minat investor terhadap surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia, di samping tingginya tingkat kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia sendiri. Dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko tercatat, investor kedua Sukuk Global tersebut, yaitu seri SNI21 dan SNI26 didominasi oleh investor dari Timur Tengah dan Syariah.

Secara rinci, distribusi sukuk global seri SNI21 berdasarkan wilayahnya yaitu Timur Tengah dan Syariah, mencapai 42 persen; Asia (selain Indonesia) sebesar 31 persen; Eropa sebesar 15 persen; Indonesia sebesar 10 persen; dan Amerika sebesar 2 persen. Sementara itu, distribusi sukuk global seri SNI26 yaitu Timur Tengah dan Syariah, mencapai 28 persen; Asia (selain Indonesia) sebesar 25 persen; Eropa sebesar 22 persen; Amerika sebesar 15 persen; dan Indonesia sebesar 10 persen.

Sebagai informasi, jumlah nominal yang diterbitkan untuk adalah sebesar 750 juta dolar AS. Sukuk Global tersebut akan jatuh tempo pada 29 Maret 2021, dengan tingkat imbalan sebesar 3,4 persen. Sementara, jumlah nominal yang diterbitkan untuk seri SNI26 mencapai 1,75 miliar dolar AS. Jatuh tempo pada 29 Maret 2026, sukuk global seri SNI26 menawarkan tingkat imbalan sebesar 4,55 persen.(nv)