Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Rapat Triwulanan Komite Pengarah TIK dan Closing Meeting Kelompok Kerja TTIK di gedung Djuanda I lantai 12, Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta pada Kamis (28/12).

Jaga Keandalan TIK, Pusintek Selenggarakan Rapat Komite Pengarah TIK

Jakarta, 28/12/2017 Kemenkeu - Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan (Pusintek) Sekretariat Jenderal (Setjen) selaku Unit Pengelola Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Pusat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan rapat triwulanan Komite Pengarah TIK  dan Closing Meeting Kelompok Kerja TTIK di gedung Djuanda I lantai 12, Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta pada Kamis (28/12).

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo yang dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto, Staf Ahli Bidang Organisasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Susiwijono, Staf Khusus Bidang Bidang Sistem Informasi dan Teknologi Bobby A Nazief dan Pimpinan Unit TIK Unit Eselon I dan Pengelola Portal Indonesia Nasional Single Window (PP INSW). Rapat ini merupakan agenda rutin yang telah dimulai sejak tahun 2011 yang bertujuan menjaga keandalan Pengelolaan TIK dalam memenuhi kebutuhan proses bisnis utama di lingkungan Kemenkeu.

Wamenkeu menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan TIK di Kemenkeu yang sudah lebih baik, namun ia juga mengingatkan untuk terus dilakukan penyempurnaan mengingat peran dan kebutuhan TIK semakin hari semakin meningkat.

"Tantangan dalam pengelolaan TIK kedepannya harus disikapi sebagai opportunity untuk dapat meningkatkan kualitas layanan TIK," pesan Wamenkeu.

Pada kesempatan ini, Sesjen Hadiyanto memberikan arahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesekretariatan di lingkungan Kemenkeu, salah satunya dengan mengembangan layanan e-Prime untuk dapat digunakan oleh seluruh Pegawai.

Pelaksanaan Rapat Komite Pengarah TIK di Lingkungan Kementerian Keuangan Penting untuk terus dilakukan sebagai wadah evaluasi terhadap pengelolaan TIK dalam menjawab kebutuhan proses bisnis utama kemenkeu untuk mewujudkan visi Kemenkeu sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif di abad 21. (pusintek/rsa)