Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Pertahankan Kebijakan Fiskal Ketat

Jakarta, 13/03/2014 MoF (Fiscal) News – Wakil Menteri Keuangan II Bambang P.S. Brodjonegoro menegaskan, pemerintah akan tetap menerapkan kebijakan fiskal ketat meskipun ada tren perbaikan makro ekonomi. Langkah ini tetap dilakukan pemerintah untuk memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan.

"Masih belum (melonggarkan kebijakan fiskal), kita harus tetap jaga ekonomi stabil,” ungkap Wamenkeu II di Jakarta, Rabu (12/3). Ia menambahkan, pemerintah belum akan mengubah arah kebijakan fiskal ketat demi menjaga stabilitas ekonomi.

Menurutnya, pelonggaran kebijakan fiskal hanya dapat dilakukan jika ekonomi sudah stabil. “Tergantung kestabilan ekonomi makro dong, jangan main longgarin ketika masih ada volatilitas,” katanya.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,7-6 persen, tidak berbeda jauh dari tahun lalu. Langkah ini dilakukan untuk menurunkan defisit transaksi berjalan ke arah yang lebih sustainable. Selain itu, Bank Indonesia juga menjalankan kebijakan moneter ketat, salah satunya dengan mempertahan BI rate di level 7,5 persen.(ans)