Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Lakukan Langkah Preemptive

Jakarta, 12/06/2013 MoF (Fiscal) News - Dalam rangka stabilisasi kondisi moneter terkait dengan pelemahan nilai tukar rupiah akhir-akhir ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa BI siap melakukan langkah-langkah yang diperlukan. "Untuk itu, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada hari ini, memutuskan untuk menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin dari 4 persen menjadi 4,25 persen berlaku mulai 12 Juni 2013," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A. Johansyah dalam keterangan resminya, Selasa (11/6).  

Selain itu, BI akan tetap memenuhi kebutuhan likuiditas valuta asing (valas) dan rupiah di pasar. "Langkah ini dilakukan sebagai upaya preemptive dalam menjaga stabilitas moneter," kata Difi. BI juga akan terus melakukan berbagai langkah agar rupiah kembali stabil dengan melakukan berbagai upaya.  

Pihaknya menjelaskan, sebelumnya BI telah melakukan intervensi pada pasar valas dalam upaya stabilisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dengan menggunakan cadangan devisa. Berdasarkan kurs tengah BI, nilai tukar rupiah pada Rabu (12/6) menyentuh level Rp9.586, atau melemah dari hari sebelumnya yang berada pada Rp9.821.(ak)