Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Jelang Berakhirnya Amnesti Pajak Tahap I, Pemerintah Beri Kelonggaran

Jakarta, 29/09/2016 Kemenkeu - Jelang berakhirnya Amnesti Pajak tahap pertama, pemerintah memberikan kelonggaran bagi para peserta program ini. Peserta yang ingin memanfaatkan tarif Amnesti Pajak tahap I dapat melakukan deklarasi harta dan repatriasi hingga 30 September 2016, dengan kelengkapan dokumen administrasi dapat dilengkapi sampai dengan Desember 2016.

Kelonggaran ini diberikan menanggapi masukan dari masyarakat yang menghendaki adanya perpanjangan periode Amnesti Pajak tahap I. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, jangka waktu dan tarif setiap periode Amnesti Pajak telah ditetapkan dalam Undang-Undang tentang Pengampunan Pajak, yang tidak dapat diubah.

“(Penyampaian dokumen) administrasi sudah diperpanjang, kalau dari sisi tarif, sesuai dengan undang-undang, maka kita harus menaati undang-undang itu, periode I sampai dengan jumat (30 September 2016) nanti,” tegasnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (27/09).

Lebih lanjut ia menambahkan, masyarakat tidak perlu risau karena program Amnesti Pajak tahap pertama segera berakhir, karena masih akan dilanjutkan dengan tahap kedua dan ketiga. “Impresinya kalau sesudah September (seolah-olah) dunia akan runtuh, nggak juga, karena sebetulnya Tax Amnesty kan sembilan bulan. Bahwa memang para pengusaha dan semua pihak ingin memanfaatkan (tarif) yang 2 persen, namun nanti hari Senin, Oktober itu naik dari 2 (persen) menjadi 3 persen, jadi tidak naiknya yang 200 persen,” ungkapnya.(nv)