Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Jembatan Gantung Di Aceh Tingkatkan Konektivitas

Jakarta, 11/02/2019 Kemenkeu - Pada tahun 2018, Pemerintah membangun 4 jembatan gantung di Aceh yang terdiri dari 3 unit menggunakan dana APBN maupun Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).  

Pembangunan jembatan gantung akan memperlancar mobilitas dan memangkas waktu tempuh antar desa yang sebelumnya harus memutar jauh akibat dipisahkan oleh kondisi geografis Indonesia seperti lereng, bukit, jurang atau sungai. 

Dikutip dari situs web Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) tiga jembatan gantung yang dibangun dengan dana APBN adalah jembatan gantung Pante Kala (60 meter) di Kabupaten Aceh Barat Daya dengan anggaran Rp4,3 miliar, Tanjong Dalam (72 meter) di Kabupaten Aceh Utara dengan anggaran Rp5,14 miliar dan Gunung Setan (72 meter) di Kabupaten Aceh Utara dengan anggaran Rp6,16 miliar.

“Hadirnya jembatan ini akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat pedesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Selain itu, jembatan gantung Sikundo (90 meter) yang berada di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat yang menghubungkan Desa Sikundo dengan Desa Jambak. Pembangunan jembatan ini dilaksanakan dalam periode 2016-2018 dengan biaya Rp3,74 miliar. 

Pada tahun 2019, pembangunan jembatan gantung di Aceh akan dilanjutkan sebanyak 9 unit yang terdiri dari 6 unit didanai oleh APBN dan 3 unit didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). 

“Enam jembatan gantung yang didanai APBN yakni jembatan gantung Geunie (42 meter) di Kabupaten Pidie Jaya, Alur Ngang (60 meter) di Kabupaten Gayo Lues, Blang Panu (120 meter), Keude Trumon (90 meter) di Kabupaten Aceh Selatan serta diusulkan Blang Brandeuh (90 meter) di Kabupaten Nagan Raya dan Siron (120 meter) di Kabupaten Aceh Besar,” kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Banda Aceh Achmad Subki.

Tiga jembatan gantung yang akan dibangun dengan dana Otsus Aceh yakni Seurendek-Tanoh Mirah (150 meter) di Kabupaten Aceh Barat, Baro-Sipot (150 meter) dan Pulo Teungoh-Dusun Sengkadeh (30 meter). Ketiganya berada di Kabupaten Aceh Barat. (nr/ds)