Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kawasan Industri Kendal Diharapkan Mampu Sediakan 500 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, 15/11/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong meresmikan Kawasan Industri Kendal (KIK), yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi 500 ribu tenaga kerja. Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan secara khusus, wilayah Jawa Tengah.


 "Kawasan Industri Kendal ini memang direncanakan nantinya 2.700 hektar, tetapi sekarang pada fase pertama kita baru menyelesaikan 830 hektar. Kita harapkan di Kawasan Industri Kendal ini akan menyerap lebih dari 500 ribu tenaga kerja," jelas Presiden Joko Widodo seperti dikutip melalui laman Sekretariat Negara pada Selasa (15/11).


Proyek ini menjadi ikon baru kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Singapura. KIK kini telah ditetapkan sebagai kawasan industri prioritas. Pemerintah akan memberikan jaminan terkait dengan transportasi, energi, telekomunikasi, sumber daya air dan sanitasi, serta ketersediaan sumber daya manusia dan teknologi guna mendukung percepatan pembangunan di kawasan tersebut.


"Ya ini memberikan sinyal bahwa kita terbuka untuk investasi apapun yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi. Karena kita harus tahu, APBN pemerintah juga terbatas, BUMN capital expenditure-nya terbatas, swasta kita juga punya kemampuan tapi ada batasannya," kata Presiden. (as)