Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kejar Target, DJP Lakukan Extra Effort

Jakarta, 04/07/2013 MoF (Fiscal) News - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus melakukan upaya untuk mencapai target penerimaan perpajakan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun anggaran 2013. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan M. Chatib Basri dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara DJP dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlangsung pada Kamis (4/7) di Jakarta.

"Ada sebuah extra effort yang akan dilakukan oleh Ditjen Pajak," tegas Menkeu. Ia menjelaskan, target penerimaan pajak bagi DJP dalam APBN-P 2013 mencapai sekitar Rp995 triliun. "Jadi ini tugas yang tidak ringan. Apalagi kita menyadari pada saat ini ekonomi dunia sedang tidak dalam kondisi yang sangat menggembirakan,” jelasnya. Perkembangan ekonomi  global, menurutnya, bahkan menunjukkan kecenderungan untuk mengalami perlambatan.

Selain itu, melambatnya harga komiditas juga akan memberi dampak terhadap penerimaan perpajakan. "Harga komiditi yang melambat akan berpengaruh kepada pajak kita, ini tentu tugas yang tidak mudah bagi Ditjen Pajak," imbuhnya.

Salah satu upaya yang dilakukan DJP untuk meningkatkan penerimaan pajak adalah dengan melakukan ekstensifikasi wajib pajak, khususnya dengan memperluas basis data dan informasi dalam menjalankan fungsi pengawasan. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui kerja sama antara DJP dan OJK. "Salah satu sektor yang selama ini masih under stable, dan salah satunya adalah di financial sector. Jadi kerja sama dengan OJK ini akan sangat membantu di dalam pertukaran data, karena dengan pertukaran data ini akan membantu memperluas basis data dari DJP dan akan membantu tugas DJP untuk mengejar target perpajakan," jelasnya.(ak)