Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kelola BMN dengan Baik, 31 K/L Terima BMN Award

Jakarta, 02/11/2015 Kemenkeu – Untuk keempat kalinya, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menganugerahkan Barang Milik Negara (BMN) Award kepada kementerian/lembaga (K/L) yang dinilai memiliki kinerja pengelolaan BMN yang baik. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan dalam acara ‘Refleksi dan Apresiasi Pengelolaan BMN Pada K/L Tahun 2014’ di Aula Dhanapala Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (2/11).

Apresiasi kinerja pengelolaan BMN tahun 2014 ini melibatkan 86 K/L, yang terbagi dalam tiga kelompok berdasarkan jumlah satuan kerja (satker). Kelompok pertama terdiri atas K/L dengan 1 sampai 10 satker, kelompok kedua terdiri atas K/L dengan 10 sampai dengan 100 satker, dan kelompok ketiga terdiri atas K/L dengan lebih dari 100 satker.

Sementara itu, kategorisasi penghargaan terdiri atas kategori tetap dan kategori pilihan. Kategori tetap meliputi utilisasi BMN dan Kepatuhan Pelaporan. Sementara, kategori pilihan terdiri atas Pelaksanaan Sertifikasi BMN, Tata Kelola Berkesinambungan, Kolaborasi Pengelolaan Barang Milik Negara, dan Bandha Tadya Abiwada.

Untuk kategori Utilisasi BMN, pada kelompok pertama, penghargaan diserahkan kepada Lembaga Administrasi Negara, Komisi Pengawas Persaingan Usaha  dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, masing-masing  sebagai juara I, II dan III. Pada kelompok kedua, penghargaan diserahkan kepada Badan Kepegawaian Negara, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS masing-masing sebagai juara I, II dan III. Sementara, untuk kelompok ketiga, penghargaan diserahkan kepada Badan Pusat Statistik, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan sebagai juara I, II dan III.

Untuk kategori Kepatuhan Pelaporan, pada kelompok pertama, penghargaan diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme sebagai juara I; Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan sebagai jaura II dan  Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagai juara III. Pada kelompok kedua, penghargaan diserahkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai juara I, LIPI sebagai juara II dan Badan Pemeriksa Keuangan sebagai jaura III. Pada kelompok ketiga, penghargaan diserahkan kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Kehutanan dan Badan Narkotika Nasional, masing-masing sebagai juara I, II dan III.

Untuk kategori Pelaksanaan Sertifikasi BMN, pada kelompok pertama, penghargaan diserahkan kepada Badan Pengusahaan Kawasan Sabang; pada kelompok kedua diserahkan kepada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional sebagai juara I dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai juara II. Pada kelompok ketiga, penghargaan diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebagai juara I, Kementerian Agama sebagai juara II dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) sebagai juara III.

Untuk kategori Tata Kelola Berkesinambungan, penghargaan diserahkan kepada dua K/L, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Luar Negeri. Untuk kategori Kolaborasi Pengelolaan BMN, penghargaan diserahkan kepada Kementerian Pertahanan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Terakhir, tiga penghargaan Bandha Tadya Abiwada diserahkan BPKP yang menerima Bandha Tadya Abiwada Utama, Kementerian Pertahanan yang menerima Bandha Tadya Abiwada Madya dan POLRI yang menerima Bandha Tadya Abiwada Pratama. Sebagai informasi, penghargaan ini diberikan kepada K/L yang secara konsisten mempertahankan performa dalam pengelolaan BMN, yang ditandai dengan diperolehnya penghargaan selama tiga tahun berturut-turut.

BMN Award diberikan sebagai bentuk apresiasi atas performa yang baik dari K/L dalam mengelola BMN. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi K/L untuk terus menjaga tren positif dan meningkatkan kualitas kinerja pengelolaan BMN yang semakin tertib, baik secara administrasi, fisik, maupun hukum pada instansi masing-masing.(nv)