Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Buka Kerja Sama Program Diklat Keuangan Negara Untuk K/L

Jakarta, 04/03/2016 Kemenkeu - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) membuka kesempatan untuk menjalin kerja sama pendidikan dan pelatihan (diklat) di bidang keuangan negara dengan kementerian/lembaga (K/L) di luar Kemenkeu.
Pola kerja sama yang selanjutnya dikenal dengan Kerja Sama Program Diklat (KSPD) tersebut dikenalkan pada kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh 125 orang perwakilan dari 60 K/L di tingkat pusat pada Kamis (3/3) di Aula Sekretariat BPPK, Jakarta.
Kepala BPPK Sumiyati mengungkapkan, latar belakang pelaksanaan KSPD ini didorong oleh adanya tuntutan bagi aparat pemerintah untuk memberikan layanan yang efisien dan efektif, serta tuntutan akan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan. “Kedua tuntutan yang semakin tinggi tersebut dapat terwujud salah satunya dengan didukung oleh sumber daya manusia yang mengelola kinerja maupun keuangan yang andal dan kompeten," ucapnya saat membuka sosialisasi.
Untuk menjaga agar kerja sama diklat antara BPPK dan mitra kerja sama dapat berjalan dengan pola yang baik, akuntabel, dan transparan, Kepala BPPK mengeluarkan peraturan Nomor Per-2/PP/2016 tentang Kerja Sama Program Pendidikan dan Pelatihan Keuangan di Lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan pada 26 Januari 2016 lalu. Peraturan tersebut mengatur tugas dan tanggung jawab, prosedur, hingga pengelolaan dana kerja sama program diklat.
K/L yang akan menjadi calon mitra kerja sama program diklat di bidang keuangan negara, lanjutnya, akan bekerja sama dengan enam Pusat Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (Pusdiklat) dan 12 Balai Diklat Keuangan (BDK) yang berada di bawah BPPK.
Selain memberikan informasi seputar tata cara KSPD, acara sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber tamu yaitu Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Cris Kuntadi dan Kepala Biro Keuangan Kementerian Kelautan dan Perikanan Darmadi Aries Wibowo, yang membagikan pengalamannya dalam mengelola SDM keuangan negara di instansi masing-masing.