Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu dan BI Sepakat Perkuat Kerjasama dengan AMRO

Jakarta, 09/05/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brojonegoro dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo sepakat untuk memperkuat kerjasama dengan ASEAN+3 Macroeconomic Research Office atau AMRO. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Menkeu dan Gubernur BI saat pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara ASEAN+3, di Jerman pada 3 Mei lalu. Dalam kesepatakan termasuk persetujuan untuk membagi beban kontribusi Indonesia pada AMRO secara sama rata.


Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut merupakan cerminan kerja sama dalam fora internasional yang selama ini telah terjalin dengan baik antara kedua lembaga, dan diharapkan dapat semakin memperkokoh komitmen Indonesia dalam mendukung penguatan peran dan fungsi AMRO.


Dari informasi yang dilansir melalui laman BI, Kemenkeu dan BI sepakat untuk melakukan penguatan koordinasi dalam pelaksanaan kerja sama dengan AMRO di tiga area. Pertama, dalam penentuan wakil Indonesia pada berbagai jabatan strategis di AMRO. Kedua dalam perumusan posisi Indonesia terhadap isu-isu terkait AMRO yang bersifat prinsipil dan strategis sebagai posisi bersama. Dan ketiga, dalam pelaksanaan kunjungan konsultasi AMRO di Indonesia, yang mencakup perumusan pesan-pesan utama, koordinasi pertemuan dengan pihak-pihak yang relevan untuk memastikan diperolehnya pandangan yang objektif dan berimbang mengenai perkembangan perekonomian nasional, serta penyusunan tanggapan terhadap laporan yang dihasilkan AMRO.


Sebagai informasi, AMRO memiliki peran penting sebagai lembaga surveilans regional dalam mendukung operasionalisasi Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM). Kehadiran AMRO sebagai bagian dari jaring pengaman keuangan regional semakin dirasakan penting dan signifikan di tengah terus meningkatnya tantangan global. (as)