Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Dukung Pembiayaan Syariah Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jakarta, 16/05/2016 Kemenkeu - Kementerian Keuangan mendukung penuh pembiayaan syariah demi kesejahteraan masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam pembukaan Seminar "Role of Islamic Finance in Achieving Sustainable Development Goals". Acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Senin (16/5), ini merupakan rangkaian acara Sidang Tahunan Islamic Development Bank (IDB) ke-41.

Menkeu mengungkapkan, tantangan mencapai  Sustainable Development Goals (SDGs) semakin dinamis. Untuk itu, acara ini merupakan ajang pertemuan para pemimpin dunia untuk mencari akar permasalahan kemiskinan dan kebutuhan dunia akan pembangunan dalam kerangka baru SDGs. Sasaran SDGs antara lain menghapus kemiskinan, mengurangi ketidaksetaraan dan ketidakadilan, serta mengatasi perubahan iklim.

“Untuk mencapai SGDs diperlukan pembiayaan dari berbagai sumber, mengingat saat ini masih  terdapat kurang lebih satu juta orang yang hidup dibawah garis kemiskinan (extreme poverty),” katanya.  Lebih lanjut ia mengungkapkan, Kementerian Keuangan sangat mendorong pembiayaan mikro syariah. “Pembiayaan mikro syariah, Sukuk, dan pembiayaan sosial syariah selaras dengan semangat SDGs,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, karakteristik utama dalam lembaga pembiayaan mikro syariah adalah kepercayaan dalam skema pembiayaan antara peminjam dan pemberi pinjaman (creditor and lender). Dengan alasan itu, pembiayaan mikro syariah sejalan dengan pemberantasan kemiskinan. Maka, lembaga pembiyaan mikro syariah berperan penting dalam dua tujuan utama, yaitu dari sektor sosial keagamaan (socio religious) dan sektor ekonomi.(hay)