Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Gelar Seminar Regional Ekonomi di Makassar

Makassar, 25/02/2016 Kemenkeu - Mengawali rangkaian Seminar Regional Ekonomi tahun 2016, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan dan Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Sekretariat Jenderal menyelenggarakan Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Hotel Four Points, Makassar, Kamis (25/2).

Seminar dihadiri oleh sekitar 160 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah daerah, kabupaten, asosiasi pengusaha, akademisi, perbankan, dan mitra kerja Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan. Seminar dibuka secara resmi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan Haryana.

Dalam seminar tersebut, ia mengimbau agar jajaran pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan dapat segera membelanjakan dananya, sehingga dapat memberikan multiplier effect yang positif kepada masyarakat. Menurutnya, dengan kondisi perekonomian global yang masih diliputi ketidakpastian seperti saat ini, menjaga stabilitas perekonomian nasional menjadi hal terpenting yang harus dilakukan oleh pemerintah.

"Salah satu sumber ketidakpastian ekonomi adalah harga minyak dunia yang fluktuatif. Bank Dunia menyesuaikan perkiraan harga minyak mentah 2016 dari USD 51 per barel menjadi USD 31 per barel. Atas kondisi global tersebut, yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Kita semua harus optimis bahwa perekonomian di semester I tahun 2016 dapat kembali tumbuh," terangnya dalam welcome remarks.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu oleh Kepala Biro KLI N.E. Fatimah dan menghadirkan empat narasumber. Narasumber pertama yaitu Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, BKF yang menyampaikan materi mengenai APBN 2016 serta kebijakan fiskal dan perkembangan ekonomi terkini. Narasumber kedua, Direktur Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan menyampaikan materi mengenai Transfer ke Daerah dan Dana Desa serta Kinerja Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Narasumber ketiga, Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Sulawesi Selatan menyampaikan materi mengenai Kajian Fiskal Regional Provinsi Sulawesi Selatan. Narasumber terakhir, Ekonom Regional Sulawesi Selatan Dr. Hamid Paddu menyampaikan materi mengenai kajian ekonomi dan potensi khusus daerah Provinsi Sulawesi Selatan.(ags)