Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Jadi Tuan Rumah Pertemuan PEMNA T-CoP

Jakarta, 28/03/2014 MoF (Fiscal) News – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi tuan rumah kegiatan Public Expenditure Management Network in Asia (PEMNA) Treasury Community of Practice (T-CoP) pada 26-28 Maret 2014. PEMNA dihadiri oleh utusan dari tiga belas negara anggota dan juga perwakilan dari lembaga dan negara donor.


Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono menyampaikan, saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang melakukan proses roll out Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN). Ia menambahkan, hal penting lain terkait reformasi manajemen kas yang akan dilakukan pada tahun 2014 ini adalah operasionalisasi Treasury Dealing Room (TDR). TDR merupakan sebuah tool manajemen kas yang memungkinkan Kemenkeu untuk berinteraksi dengan pasar financial, agar dapat mengoptimalkan likuiditas kas negara. Dengan implementasi SPAN dan TDR, Indonesia akan memiliki suatu sistem manajemen kas yang baik, dan pada akhirnya akan membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan I dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan K.A. Badaruddin menyampaikan bahwa dengan adanya PEMNA, negara-negara yang tergabung di dalamnya mempunyai suatu platform untuk saling berbagi informasi, pengetahuan dan pengalaman dalam manajemen keuangan publik. Sebelumnya, masing-masing negara harus menghadapi sendiri permasalahan krisis finansial yang melanda, seperti yang pernah dilakukan Indonesia saat menghadapi krisis finansial pada tahun 1997 dan 2008 lalu.

Wamenkeu I berharap, PEMNA dapat meningkatkan perannya sebagai suatu forum diskusi pengembangan manajemen keuangan public, dan menjadi platform untuk mengembangkan kemitraan menuju pengelolaan keuangan publik yang baik di level Asia.


Sebagai informasi, PEMNA merupakan sebuah forum bagi para pejabat publik di lingkup Asia yang melaksanakan tugas di bidang manajemen keuangan publik, untuk secara bersama-sama berbagi pengetahuan dan pengalaman. Secara khusus, PEMNA memfasilitasi pertukaran pengalaman dari masing-masing negara dalam mengimplementasikan reformasi manajemen keuangan publik, melakukan analisis tantangan terkait manajemen pengelolaan keuangan publik yang dihadapi oleh negara-negara anggotanya, dan benchmarking kinerja manajemen pengelolaan keuangan publik diantara negara-negara anggota.


Anggota PEMNA terdiri atas Indonesia, Kamboja, Tiongkok, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam. Selain itu, PEMNA juga didukung oleh beberapa lembaga seperti Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), dan Kementerian Keuangan dan Strategi Korea Selatan.(wa)