Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan keynotespeech dalam acara Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan Tahun Anggaran 2018 yang bertempat di Gedung Jendral AH Nasution Kementerian Pertahanan, Jakarta (12/01)

Kemenkeu-Kemenhan Siap Wujudkan Pertahanan Indonesia untuk Jadi Kekuatan Ekonomi

Jakarta, 12/01/2018 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan siap bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan dan TNI untuk bisa bersama-sama membangun secara solid pertahanan keamanan Indonesia. Hal itu disampaikan dalam Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan Tahun Anggaran 2018 yang  bertempat di Gedung Jendral AH Nasution Kementerian Pertahanan pada Kamis, (12/01).

Menkeu menyatakan Indonesia sebagai salah satu negara anggota G-20 yang memiliki size ekonomi di atas 1 triliun US Dollar dan akan menjadi negara dengan size ekonomi terbesar ke-5 di dalam 20 tahun ke depan. Dengan size ekonomi, penduduk semakin besar dan dengan geografi yang sangat luas Indonesia harus mampu memiliki pertahanan keamanan yang baik. 

“Strategi seperti ini sangat dibutuhkan sehingga kami di Kementerian Keuangan juga mampu untuk menjaganya kebutuhan 10 tahun ke depan seperti apa, alutsista berapa, dari manpowernya berapa dari sisi pertahanan keamanan,” ujar Menkeu. 

Menkeu ingin kerjasama yang baik antara Kemenhan, TNI dan Kemenkeu dalam proses penganggaran untuk merealisasikan cita-cita menjadi kekuatan ekonomi yang besar dengan perlengkapan pertahanan kemanan yang memenuhi paling tidak Minimum Essential Force (MEF).

“Saya ingin menitipkan bahwa dalam proses jika ingin memenuhi Minimum Essential Force (MEF) untuk meningkatkan anggaran ini sesuai dengan paling tidak sama dengan negara-negara di sekitar kita maka kita perlu untuk membuat perencanaan penganggaran yang baik. Kami siap untuk bersama-sama dari Kementerian Pertahanan dan TNI untuk bersama-sama membantu merealisir itu,” pungkasnya.  (ip/ind)