Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu-MAPPI Tanda Tangani MoU Pertukaran Data Terkait Profesi Penilai

Jakarta, 07/12/2015 Kemenkeu - Kementerian Keuangan dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama pertukaran data dan informasi secara elektronik dalam rangka pembinaan dan pengawasan penilai dan penilai publik.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto dan Ketua Umum MAPPI Hamid Yusuf di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta pada Senin (7/12).

Selain penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Sekretaris Jenderal juga secara resmi meluncurkan Aplikasi Pelaporan Realisasi Pendidikan Profesi Lanjutan (e-reportingppl) Penilai Publik. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan oleh penilai publik untuk melaporkan seluruh kegiatan pendidikan profesi lanjutan yang diikuti selama satu tahun takwim, sebagaimana diwajibkan oleh Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101/PMK.01/2014.

Menurut Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan  Langgeng Subur, kewajiban ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa penilai sebagai pihak yang profesional harus tetap menjaga kompetensi yang dimiliki, terutama untuk menghadapi tantangan perkembangan penugasan penilaian.

“Disamping itu, kebutuhan stakeholder terhadap penilai publik dengan kualifikasi pendidikan tertentu yang sesuai dengan jenis penugasan yang diberikan, memerlukan penanganan yang efektif. Dengan demikian, perlu terobosan yang tepat dalam meningkatkan kecepatan dan ketepatan informasi yang diberikan melalui e-reportingppl,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris Jenderal, launching e-reportingppl ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Kementerian Keuangan dan MAPPI sebagai bentuk komitmen Kementerian Keuangan untuk senantiasa bersinergi dalam pertukaran data informasi secara elektronik dan pengembangan sistem teknologi informasi, dalam rangka pembinaan dan pengawasan profesi penilai publik yang lebih berkualitas, cepat, tepat, dan akurat.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk mewujudkan pola pengembangan profesi yang efisien dan efektif,” ungkap Sekretaris Jenderal dalam sambutannya.(nv)