Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu RI Raih Penghargaan Best Sukuk Deal of The Year 2016

Jakarta, 05/10/2016 Kemenkeu - Kementerian Keuangan Republik Indonesia menerima penghargaan sebagai Best Sukuk Deal of the Year 2016 dari Global Islamic Finance Awards (GIFA) yang berkedudukan di London, Inggris. Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Robert Pakpahan di Hotel Fairmont, Jakarta pada Kamis (29/09) lalu.

Penghargaan tersebut menunjukkan bahwa kinerja penerbitan Sukuk Global tahun 2016 dinilai baik. Dalam keterangan resminya pada Senin (03/10), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyatakan, Sukuk Global yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia memiliki berbagai keunggulan, yang sekaligus juga memenuhi kriteria penilaian.

Berbagai keunggulan tersebut yaitu pertama, Sukuk Global yang diterbitkan pada 29 Maret 2016 sebesar 2,5 miliar dolar AS berhasil mengumpulkan total penawaran sebesar 6,9 miliar dolar AS. Dengan kata lain, terjadi oversubscribed hingga 2,7 kali. Kedua, diversifikasi investornya juga tergolong luas, baik dari segi geografi maupun tipe investor.

Ketiga, pricing Sukuk Global tahun 2016 dinilai sangat baik, dimana dapat dilakukan tightening yang signifikan dari initial price guidance, dengan final yield untuk tenor lima tahun sebesar 3,40 persen dan untuk tenor 10 tahun sebesar 4,55 persen. Selain itu, penerbitan Sukuk Global tahun 2016 sebesar 2,5 miliar dolar AS tersebut merupakan penerbitan Global Sovereign Sukuk dalam sekali penerbitan terbesar di dunia.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo juga menerima penghargaan Global Islamic Finance Leadership Award. Penghargaan diserahkan oleh peraih penghargaan kategori serupa tahun 2015, yaitu mantan Gubernur Bank Sentral Nigeria Muhammadu Sanusi.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri keuangan syariah di tanah air, yang saat ini porsinya masih cukup kecil. Salah satu inisiatif strategis yang saat ini dikeluarkan oleh Pemerintah antara lain pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang diketuai langsung oleh Presiden. Pembentukan komite tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan keuangan syariah di tanah air.(nv)