Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Selenggarakan Seminar Ekonomi di Yogyakarta

Yogyakarta (20/04/2017) Kemenkeu - Melanjutkan rangkaian acara seminar ekonomi yang keenam, kali ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Seminar Forum Ekonom Kemenkeu di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta pada Kamis (20/04). Seminar diawali dengan welcome remarks oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan DIY Ludiro. Selanjutnya, acara dibuka secara resmi oleh Bambang Wisnu Handoyo, Kepala DPPKAD Pemerintah Provinsi DIY.

Acara dilanjutkan dengan diskusi panel dengan Pembicara yaitu Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Parjiono, Direktur Direktorat Potensi, Kepatuhan Penerimaan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Yon Arsal, dan Ekonom Kementerian Keuangan Provinsi DIY Abdul Halim, dengan moderator Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Amirulloh.

Parjiono menegaskan bahwa saat ini , semua orang sudah berpartisipasi dalam era ekonomi digital.  "Ada kemudahan, kesulitan, ada kesenangan dan kesusahan, baiknya semua orang well connected satu sama lain, dan biaya murah tapi ada sisi lain ada catatan buruk, yaitu dulu 1% pertumbuhan (ekonomi) ada penyerapan 400 ribu tenaga kerja, namun sekarang 1% pertumbuhan hanya berdampak hanya pada 200-300 ribu tenaga kerja," imbuhnya.

Yon Arsal menjelaskan tentang Peranan daerah dalam meningkatkan penerimaan pajak. Peranan institusi di daerah menjadi penting untuk mengoptimalkan penerimaan, terutama dalam mengumpulkan data pendukung yg komprehensif di daerah. "Transfer pusat ke daerah masih lebih tinggi daripada pajak yang dipungut dari masing-masing daerah, kecuali Jawa," tambahnya. 

 Sementara itu, menurut Abdul Halim, tantangan ekonomi di DIY ada tiga yaitu pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan. "Yang bisa dilakukan pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan dengan meningkatkan kemandirian melalui pengembangan UMKM dan redistribusi pendapatan melalui kebijakan fiskal daerah," ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam seminar kali ini, Kemenkeu juga mengadakan sosialisasi Voyage to Indonesia sebagai ajang promosi menyambut pelaksanaan Annual Meeting IMF - World Bank 2018, yang akan berlangsung di Bali. Annual Meeting IMF - WB merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Gubernur World Bank setiap tahunnya. Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan pertumbuhan ekonomi dan keuangan global serta isu-isu terkait pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi global dan isu-isu global lainnya. (ath/as)