Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Selenggarakan Seminar Kebijakan Fiskal dan Ekonomi di Pangkalpinang

Pangkalpinang, 26/04/2016 Kemenkeu – Kementerian Keuangan menyelenggarakan Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Pangkalpinang pada Selasa (26/04). Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan Kementerian Keuangan dalam rangka memberikan wawasan dan informasi terkini mengenai kebijakan fiskal, kebijakan transfer daerah dan dana desa, serta perkembangan ekonomi daerah.

Untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan kalangan akademisi, seminar ini melibatkan 100 peserta yang merupakan perwakilan dari pemerintah daerah, perwakilan kementerian/lembaga di daerah, perwakilan kantor vertikal Kementerian Keuangan, serta akademisi dan ekonom regional dari Provisi Kepulauan Bangka Belitung dan sekitarnya.

Seminar dibuka dengan opening remark dari Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Safrudin. Dalam sambutannya, ia menerangkan mengenai kendala yang dihadapi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan bahan pangan, yang 87 persen diantaranya masih disuplai dari luar daerah. Hal ini mendorong pemerintah daerah untuk melakukan diversifikasi pangan, membangun industri pengolahan pangan sekaligus memastikan adanya ketersediaan energi.

Sementara itu, dalam keynote speech-nya, Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menunjukkan percepatan realisasi belanja yang mencapai Rp463,15 miliar atau 18,22 persen dari total anggaran. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat dan daerah telah selaras bekerja keras untuk menggenjot penyerapan anggaran sejak awal tahun anggaran.

Sebagai informasi, seminar di Kota Pangkalpinang ini merupakan penyelenggaraan kesepuluh dari rencana pelaksanaan pada 32 ibu kota provinsi di Indonesia. Seminar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan ekonomi daerah.(ech)