Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Selenggarakan Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Sumut

Medan, 24/05/2016 - Hari ini, Selasa (24/5), Kementerian Keuangan kembali menyelenggarakan Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Medan. Sekitar 200 peserta hadir dalam forum ini, yang merupakan perwakilan seluruh kantor vertikal Kementerian Keuangan, Pemerintah Daerah, Perwakilan Kementerian/Lembaga, serta kalangan akademisi yang berada di Sumatera Utara. 

Seminar dibuka dengan welcome remarks dari Kepala Kanwil Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan  Sumatera Utara Mirza Effendi dan dilanjutkan dengan keynote speech oleh Staf Ahli Bidang Pertanahan dan Aset, Provinsi Sumatera Utara Robertson. Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumatera Utara berharap agar seminar ini dapat menjadi media komunikasi dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.

“Seminar ini merupakan sarana memperdalam pemahaman pertumbuhan ekonomi yang dapat menciptakan lapangan kerja, investasi yang kondusif, meningkatkan ekspor dan impor, serta memperlancar arus distribusi barang dan jasa, dan mobilitas pelaku usaha,” jelas Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara.

Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber dari Kemenkeu yang diwakili oleh Peneliti Madya Badan Kebijakan Fiskal; Kasubdit Pelaksanaan Transfer 2, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan; dan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumatera Utara. Selain itu, Ekonom Regional Sumatera Utara Wahyu Ario Pratomo turut hadir memaparkan Kajian Ekonomi dan Potensi Khusus Daerah Provinsi Sumatera Utara.

Sebagai informasi, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan dan informasi mengenai berbagai kebijakan terkini yang dikeluarkan Kementerian Keuangan, antara lain kebijakan fiskal, kebijakan transfer ke daerah, dan perkembangan ekonomi daerah khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan seminar yang direncanakan akan dilaksanakan di 32 kota di seluruh Indonesia.(yan)