Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu Terus Perbaiki Sistem Penganggaran Pemerintah

Jakarta, 13/03/2013 MoF (Fiscal) News - Kementerian Keuangan terus memperbaiki sistem penganggaran pemerintah ke depannya. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan anggaran kementerian/lembaga (K/L) lebih efektif dan efisien, khususnya guna meningkatkan kinerja ekonomi dan mempercepat pembangunan di Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo di Jakarta pada Senin (11/3).

Ia menambahkan, salah satu perbaikan dalam sistem penganggaran yaitu  dipersingkatnya birokrasi pengajuan perencanaan anggaran di K/L pada tahun ini. Menkeu menjelaskan, jika pada tahun-tahun sebelumnya surat pengajuan penganggaran K/L harus melewati beberapa instansi di Kemenkeu, tahun ini birokrasi tersebut dipersingkat.

Lebih lanjut Menkeu menjelaskan, sebelumnya, surat Satuan Anggaran Per Satuan Kerja (SAPSK) milik K/L harus diserahkan terlebih dahulu ke Direktorat Jenderal Anggaran. Selanjutnya, jika telah disetujui, K/L terkait harus kembali bertemu dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk mendapat persetujuan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). "Sekarang di 2013 cukup satu kali. Jadi digabungkan SAPSK dengan DIPA, itu contoh efisiensi. Nah itu membuat K/L tidak perlu bolak balik. Itu contoh langkah efisiensi adalah sebelumnya kalau mau menerbitkan DIPA, K/L harus berurusan di Kemenkeu dengan Dirjen (Direktur Jenderal) yang berbeda sampai dua kali, pada saat minta persetujuan SAPSK dan DIPA, sekarang tidak," Jelas Menkeu.  

Semua upaya perbaikan tersebut, menurut Menkeu, ditujukan untuk meningkatkan disiplin K/L dalam mengelola anggarannya ke depan. Oleh sebab itu, Menkeu meminta seluruh jajaran pemerintah mendukung upaya tersebut. Dengan demikian, perwujudan pembangunan yang berkesinambungan demi kesejahteraan rakyat dapat terwujud dengan baik. "Itu harus didukung, karena untuk implementasi efisiensi itu memang ada peraturan yang perlu disesuaikan," tuturnya.(rja)