Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kemenkeu: Tiga Harapan pada AIIB

Jakarta, 18/01/2016 Kemenkeu - Dalam pertemuan pertama Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menjadi perwakilan anggota regional yang menyampaikan sambutannya atas peresmian AIIB. Dalam pidatonya, Menkeu menyoroti tiga hal terkait dengan harapan AIIB ke depan, dimana Indonesia sendiri telah menyiapkan proyek-proyek potensial yang akan dibiayai oleh AIIB.


Pertama, AIIB diharapkan dapat bekerja sama dengan lembaga keuangan internasional lainnya untuk mengatasi permasalahan infrastruktur di Kawasan. Kedua, AIIB diharapkan dapat mendorong proyek-proyek yang ramah lingkungan. Terakhir, AIIB diharapkan dapat selalu berinovasi dalam kegiatan operasionalnya.


AIIB merupakan bank pembangunan multilateral, antar pemerintahan dengan modal sebesar USD100 miliar. Beberapa sektor utama yang difokuskan adalah energi, transportasi, pendidikan dan kesehatan. Saat konferensi pers, Presiden AIIB Jin Liqun mengatakan bahwa Asia masih menghadapi permasalahan karena kesenjangan konektivitas dan kurangnya infrastruktur.


“Padahal infrastruktur yang baik adalah pondasi untuk pertumbuhan ekonomi yang cepat dan dapat memperluas kesempatan ekonomi bertumbuh agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidup bagi banyak orang,” katanya. Pada tahun pertamanya AIIB akan memfokuskan pada proyek-proyek di sektor energi, transportasi, sumber daya air. AIIB diharapkan dapat menjadi sumber alternatif pembiayaan dalam pengembangan infrastruktur dan konektivitas di Asia. (as)