Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kenaikan Belanja Modal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2015

Jakarta, 22/12/2015 Kemenkeu - Di tengan upaya pemerintah untuk terus melakukan perbaikan kualitas belanja, kenaikan belanja modal pemerintah hingga hampir 50 persen (yoy) dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal III-2015. Jika terus berlanjut, perbaikan belanja ini diyakini dapat mempercepat pertumbuhan pada tahun 2016.

Menurut laporan terbaru Bank Dunia yang bertajuk Indonesia Economic Quarterly (IEQ) edisi Desember 2015, reformasi di bidang perekonomian, seperti tujuh paket kebijakan ekonomi telah turut memberikan andil bagi perbaikan perekonomian. Paket kebijakan yang telah diluncurkan secara bertahap sejak September 2015 lalu itu, diyakini dapat memperbaiki sentimen investor, meskipun konsumsi rumah tangga tumbuh lebih lambat dan nilai perdagangan mengalami penurunan.

Namun demikian, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves mengingatkan, tantangan bagi perekonomian Indonesia tahun depan tidak akan mudah, seiring dengan berkurangnya permintaan dari Tiongkok dan kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed. Namun, Indonesia diperkirakan mampu menghadapi tantangan tersebut, terlebih dengan telah direalokasikannya belanja pemerintah kepada sektor infrastruktur, kesehatan, dan bantuan sosial.

“Seiring dengan berkurangnya permintaan dari Tiongkok dan antisipasi pasar akan kemungkinan naiknya tingkat suku bunga Amerika, tahun depan penuh tantangan. Mungkin akan terjadi gejolak pasar. Karena itu, sangat dihargai komitmen anggaran akan investasi publik yang lebih banyak untuk infrastruktur, layanan kesehatan, dan program bantuan sosial. Hal tersebut dapat memperkuat proyeksi pertumbuhan dan membantu masyarakat miskin dan rentan,” ungkapnya.(nv)