Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kenaikan BI Rate Diharapkan Bisa Kendalikan Inflasi

Jakarta, 14/06/2013 MoF (Fiscal) News – Kemarin, Kamis (13/6) BI rate ditetapkan naik menjadi 6,00 persen. Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Robert Pakpapahan, hal ini bagus karena salah satu dampak yang diharapkan dari naiknya BI rate ini adalah inflasi lebih terkendali. “Expected inflation dikelola dan kurs rupiah itu lebih kuat dan terkendali,” jelasnya di Jakarta pada Jumat (14/6).

Dengan kurs yang lebih kuat, menurutnya, investor asing akan lebih percaya diri dalam memegang Surat Berharga Negara (SBN). “Jadi seyogyanya itu membantu menjamin asing yang udah pegang gak akan keluar. Karena dibanding yield di tempat lain kan yield di SBN masih tergolong tinggi,” jelasnya lagi.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis point menjadi 6,00 persen, dengan suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Facility masing-masing tetap sebesar 4,25 persen dan 6,75 persen. (fin)