Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kenaikan Harga dan Pembatasan BBM Bersubsidi Kebijakan Optimal

Jakarta, 05/04/2013 MoF (Fiscal) News – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro menilai, pemerintah perlu menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga kesehatan fiskal dan melengkapi rencana pembatasan penggunaan BBM bersubsidi. “Kebijakan yang optimal antara kenaikan harga dan pembatasan ketat BBM bersubsidi, ini harus dikombinasikan sehingga Anda tidak perlu menaikkan harga yang banyak” jelasnya.

Menurutnya, waktu yang paling tepat untuk menaikkan harga BBM adalah pada Bulan April 2013. Hal ini dikarenakan, pada sepanjang musim panen biasanya inflasi rendah. Namun, langkah tersebut tergantung pada persetujuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia berpendapat, kenaikan 10 persen harga BBM merupakan pilihan yang paling ideal.

Seperti diketahui, ketersediaan BBM bersubsidi di bawah harga pasar internasional telah mendorong impor minyak. Hal ini juga memberikan kontribusi terhadap defisit perdagangan Indonesia.(nic)