Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kenaikan Harga Premium dan Solar Berbeda

Jakarta, 14/05/2013 MoF (Fiscal) News -  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida S. Alisjahbana menyampaikan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk jenis solar dan premium akan berbeda, di mana harga solar akan lebih rendah dibandingkan dengan harga premium. “Pemium (naik) Rp2.000, solar (naik) Rp1.000. Nanti persisnya besok, ini masih finalisasi pemerintah,” jelasnya pada Senin (13/5) di Jakarta.

Meskipun pihaknya tidak menjelaskan secara lebih detail mengenai kenaikan harga tersebut, tetapi ia memastikan adanya pengajuan draft Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2014 kepada DPR pada Selasa (14/5). “Sidang paripurna membahas RAPBN-Perubahan 2013 dan RKP 2014, setelah itu diajukan ke DPR,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah akan memperkuat alokasi belanja sosial sebagai upaya kompensasi kepada masyarakat miskin yang terkena dampak kenaikan harga BBM. Alokasi belanja sosial, lanjutnya, akan bertambah, terutama untuk anggaran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang belum dianggarkan dalam APBN dan program pembangunan infrastruktur pedesaan. “Ini penguatan program seperti PKH (Program Keluarga Harapan), raskin (beras untuk masyarakat miskin) dan beasiswa siswa miskin, serta program BLSM selama lima bulan Rp150.000 dan perluasan program infrastruktur pedesaan,” ungkapnya.

Menurutnya, perluasan program infrastruktur pedesaan ini selain untuk memperkuat bantuan sosial juga untuk mewujudkan target sasaran pembangunan Millennium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015 mendatang. “Untuk mengejar target MDG’s, air bersih, air minum dan sanitasi, terutama untuk ketahanan pangan dan irigasi. Kementerian PU (Pekerjaan Umum) yang akan menyiapkan,” pungkasnya.(nic)