Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kepala BKF: Pahami Strategi Sebelum Masuk ke Program

Jakarta, 20/10/2017 Kemenkeu- Kepala Badan Kebijakan Fiskal (Kepala BKF) Suahazil Nazara mengemukakan pentingnya strategi yang konkrit dan efektif untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan menurunkan kesenjangan. Hal ini disampaikannya dalam seminar nasional “Strategi Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Menurunkan Kesenjangan Melalui Peningkatan Efektivitas Program Perlindungan dan Jaminan Sosial” di Gedung Dhanapala, Jakarta, Kamis (19/10).

“Kalau kita ingin merumuskan strategi kita benar-benar perlu duduk dan memikirkan apa tujuan yang ingin dicapai, lewat mana mencapainya lalu kemudian apa yang perlu dilakukan dalam setiap mekanisme lewat mananya itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKF juga mengingatkan agar diskusi tidak terjebak untuk membicarakan program tanpa memahami strategi lebih dahulu.

“Program-program ini ada di masing-masing Kementerian ada juga di pemerintah daerah. Kalau tidak (memahami strategi) kita nanti terjebak langsung menjalankan dari program-program yang ada,” jelasnya.      

Ia juga mendukung Kementerian dan Lembaga yang akan menjalankan strategi program-programnya dengan asistensi dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Tapi sebagai suatu strategi, strategi itu belum program (tapi) cara lewat mana, mekanisme apa. Coba kita bandingkan kemudian apakah perlu kita buat rumusan baru atau rumusan yang ada sudah cukup baik. Tentu nanti dibantu oleh teman-teman di Badan kebijakan Fiskal yang khusus memikirkan hal ini juga teman-teman Bappenas yang memang mendapatkan mandat untuk merumuskan program-program prioritas nasional,” pungkasnya. (bit/nr)