Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kepala BKF Paparkan Tantangan Bagi Perekonomian Indonesia

Bali, 10/12/2015 Kemenkeu - Perekonomian Indonesia telah melewati proses naik dan turun dari tahun 2008 hingga sekarang. Walaupun memiliki banyak potensi, seperti demografi, posisi geografis, sektor bisnis, dan sovereign rating yang positif, Indonesia tetap dihadapkan pada sejumlah tantangan.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara memaparkan beberapa tantangan yang dihadapi Indonesia. Tantangan pertama yang dihadapi Indonesia adalah perekonomian global yang belum pulih. Seperti diketahui, perekonomian Jepang dan Tiongkok saat ini sedang melemah. Sementara, perekonomian Amerika Serikat belum sepenuhnya pulih dan Eropa juga masih menghadapi permasalahan dalam ekonominya.

"Untuk itu, sumber pertumbuhan Indonesia bukanlah dari sektor eksternal, tetapi dari Indonesia sendiri," kata Kepala BKF dalam seminar International Forum on Economic Development and Public Policy dengan tema Fiscal Reform to Support Strong and Equitable Growth: Striking the Right Balance di Bali, 10-11 Desember 2015.

Tantangan berikutnya yang dihadapi adalah sektor manufaktur yang belum dioptimalkan. "Kita melihat bahwa perekonomian modern didukung oleh sektor manufaktur," jelasnya. Tantangan ketiga adalah belum tercapainya pertumbuhan inklusif, dimana pertumbuhan ekonomi seharusnya dinikmati oleh seluruh rakyat.

Tantangan terakhir yang dihadapi Indonesia adalah tantangan dari sisi supply (supply constraints), seperti efisiensi ekonomi yang rendah, ketimpangan infrastruktur dan sektor keuangan yang belum berkembang dengan baik.(ya)