Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kepercayaan Market Mulai Tumbuh, Indonesia Harus Tetap Waspada

Bali, 20/09/2013 MoF (Fiscal) News - Penundaan pengurangan stimulus oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) mendapatkan respons positif yaitu menguatnya nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri di sela-sela acara gala dinner bersama para Menteri Keuangan APEC di Bali, Kamis malam (19/9).

"Pasar merespons positif sekali karena kalau lihat nilai tukar langsung menguat, baik spot maupun forward. Nah terus kemudian saham juga naik tinggi sekali, lebih dari 200 poin. SUN itu sekarang yield sudah di bawah 8 persen. Ini memang pertanda baik sekali, artinya tekanan terhadap nilai tukar, financial market itu mereda," kata Menkeu.

Menurut Menkeu, kepercayaan dari market mulai tumbuh, sehingga Indonesia harus memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya untuk memperbaiki fundamental ekonomi. Paket kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah harus tetap diimplementasikan, agar pasar Indonesia semakin kuat, selain juga harus mempersiapkan diri dan waspada terhadap quantitative easing (QE) yang dapat berakhir kapan saja. "Tidak tahu kapan, tapi suatu hari nanti kan quantitative easing pasti akan diakhiri juga. Jadi lebih baik kita persiapkan diri dari sekarang," pungkas nya.(fg)