Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kerja Sama Ekonomi Digital Dianggap Prospektif

Jakarta, 27/02/2017 Kemenkeu - Dalam pertemuan bilateral antara delegasi Pemerintah Republik Indonesia (RI) dengan delegasi Pemerintah Australia, secara spontan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan kerja sama ekonomi di bidang digital.


Dikutip dari situs Sekretariat  Kabinet, menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan dengan penawaran itu, posisi tawar kita menjadi sangat baik, karena semua orang mau masuk dalam bidang itu.


“Saya merasa Presiden lihai sekali menyodorkan prospek yang sangat menggiurkan, karena memang ekonomi digital Indonesia adalah yang terbesar di Asia Tenggara, salah satu yang pertumbuhannya paling tinggi. Ini menurut saya adalah suatu prospek yang menggiurkan,” kata Kepala BKPM kepada wartawan, di Sydney, Australia, Minggu (26/2) waktu setempat.


Menanggapi usulan yang disampaikan Presiden Jokowi itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, Perdana Menteri (PM) Australia Malcom Turnbull menyambut baik.


“Bahkan PM Turnbull mengusulkan diadakannya suatu konferensi besar antara Australia dan Indonesia di Bandung,” kata Menlu seraya menambahkan.  Di konferensi besar itu akan ditingkatkan paling tidak perjanjian di antara pengusaha-pengusaha muda di bidang ekonomi digital.


Selain itu, lanjut Menlu, kita juga sudah punya payung kerja sama yang baru ditandatangani oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf  untuk pelaksanaan kerja sama di bidang ekonomi digital. (nr/rsa)