Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ketersediaan Listrik Jadi Daya Tarik Investor

Jakarta, 24/07/2017 Kemenkeu - Pemerintah mendukung penyediaan listrik dengan memasukkan program ketenagalistrikan ke dalam Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2017 tentang Proyek Strategis Nasional. Pemerintah bersama PLN telah berkomitmen untuk membangun pembangkit listrik 35.000 Mega Watt disertai dengan jaringan transmisi dan distribusi sepanjang kurang lebih 46 ribu km. Hal ini penting untuk jadi daya tarik investor menanamkan modalnya ke pusat-pusat kegiatan ekonomi, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), dan Kawasan Pariwisata.

“Adanya listrik menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor untuk menanamkan modalnya di kawasan-kawasan tersebut,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan sambutan dalam acara Forum Bisnis PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, di Jakarta  (21/07).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir juga menyatakan harapannya. “Kami juga berharap dengan ditetapkannya KEK dan KI oleh pemerintah ini, dapat didorong segera industrinya sehingga pembangunan kelistrikan di daerah tersebut dapat dioptimalkan kegunaannya untuk menunjang perekonomian.

Dikutip dari situs Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Menko Perekonomian mengharapkan adanya strategi jangka panjang serta pemikiran yang positif dan konstruktif agar tarif listrik bisa lebih stabil. “Kita harus punya skema jangka panjang untuk memastikan tarif listrik kita tidak terseret fluktuasi harga dari waktu ke waktu. Ini juga penting untuk memudahkan investor melakukan  perencanaan,” terangnya. (nr/rsa)