Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ketiga Kalinya, Kemenkeu Raih Peringkat Pertama Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

Jakarta, 15/12/2015 Kemenkeu - Kementerian Keuangan kembali berhasil meraih peringkat pertama dalam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2015 untuk kategori kementerian. Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (15/12) di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pemeringkatan yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat ini, Kementerian Keuangan berhasil mempertahankan peringkat pertama untuk kategori kementerian, dengan nilai 99,722. Dengan demikian, ini adalah kali ketiga Kemenkeu berhasil meraih peringkat pertama secara berturut-turut dalam tiga tahun terakhir.

Sebagai informasi, anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik  Tahun 2015 diberikan kepada badan publik yang telah menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan keterbukaan informasi di badan publiknya. Tahun ini, pemeringkatan diikuti oleh 386 badan publik yang terbagi dalam tujuh kategori, yakni kementerian, pemerintah provinsi, lembaga negara, lembaga non struktural, Badan Usaha Milik Negara, perguruan tinggi negeri, dan partai politik nasional.

Proses pemeringkatannya sendiri terdiri atas empat tahapan yang dilaksanakan pada Oktober 2015 hingga Desember 2015. Keempat tahapan tersebut yaitu pengiriman kuesioner kepada badan publik, verifikasi situs/portal dan soft file data dukung, dilanjutkan dengan verifikasi acak lanjutan, dan diakhiri dengan visitasi terhadap sepuluh badan publik dengan nilai tertinggi per kategori.

Dalam sambutannya usai penyerahan penghargaan, Presiden menekankan bahwa hanya dengan keterbukaan, pemerintah dapat membangun legitimasi dan kepercayaan publik. “Untuk mewujudkan pemerintah yang terbuka, bukan hanya membutuhkan perubahan karakter, perubahan mentalitas, perubahan pola pikir, mindset di kalangan birokrasi pemerintah dan badan-badan publik, namun dengan menerapkan reformasi sistem dan pola kerja,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga mengapresiasi langkah-langkah inovasi yang telah dilakukan oleh badan-badan publik, baik kementerian/lembaga, non-kementerian/lembaga, maupun pemerintah daerah, termasuk di antaranya pemanfaatan e-government. Menurut Presiden, hal tersebut mampu meningkatkan transparansi dan dapat memberikan respons secara cepat terhadap penanganan keluhan-keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.

Tidak lupa, Presiden juga mengajak badan-badan publik untuk bersama-sama mendorong keterbukaan informasi publik dan menciptakan pemerintahan terbuka di Indonesia. “Kepada para penerima penghargaan keterbukaan informasi saya ucapkan selamat, marilah kita secara bersama-sama mendorong keterbukaan informasi publik dan menciptakan pemerintahan terbuka di Indonesia,” pungkasnya.(nv)