Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kewajiban B20 Bisa Angkat Industri Sawit

Jakarta, 29/12/2015 Kemenkeu - Tahun depan, pemerintah telah menetapkan peningkatan kadar biofuel dari 15 persen ke 20 persen (B20). Hal ini merupakan kewajiban yang telah tertuang dalam Kebijakan Energi Nasional, yang terimplementasi di Peraturan Menteri ESDM nomor 12 Tahun 2015, dimana pemakaian biodiesel sebesar 20 persen wajib dilakukan pada kendaraan bermotor tahun 2016.


Menurut Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, hal ini merupakan salah satu dorongan untuk mengangkat industri sawit. Seperti diketahui, dengan penurunan harga komoditas dunia, sawit terkena imbasnya dimana sebelumnya merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. “Ini saatnya kita stop ketergantung luar biasa pada komoditas,” katanya di Jakarta saat acara Tokoh Finansial Indonesia, pekan lalu. Selain itu, dengan implementasi B20 tersebut, pemerintah juga berharap akan ada peluang ekspor biodiesel ke negara lain. “Kita perlu negara-negara Asia juga mau menerapkan campuran biodiesel,” ucapnya.


Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendorong aktifitas ekonomi namun, tidak hanya bergantung pada produk komoditas saja. “Kita tetap dorong menanam sawitnya, tetapi yang paling penting jangan stop disitu. Lebih baik kita dorong ekspor turunan sawit lebih banyak, kita dorong produksi biodisel lebih banyak,” tegasnya. (as)